Friday, June 18, 2010

Kebaktian2 Ala LXG di MC Part 1 (Pencerahan Di Jumat Malem)

Teman2, karena gw cuma yang satu2nya Anak Theology, terus juga sekaligus nyang jadi Pdt dari MC, izinkanlah gw membahas segi Kerohanian dan Kontribusi Anak2 LXG di bidang ini. Sekaligus menyeimbangkan artikel si Pandi yang membahas tentang La Belle di bawah. Nggak semua kita otaknya mesum kaya dia (becanda Pandi) sebenarnya banyak juga hal2 Baik dan pelayanan yang kita bagikan di MC. Mulai dari Acara Vesper tentang Penganiayaan Akhir Jaman (yang mendapat Protes dari para Faculty), Sumbangan Lagu2 Spesial kita (kwartet, si Rio, plus Cewe2), Acara AY, mimpin Song Service, Sekolah Sabbath Bahasa Melayu, ampe Si Glenn yang jadi sekertaris Pribadi Pastor Pangan. Moga moga ini bisa menggugah semangat kita untuk lebih melayani lagi. Apalagi ternyata gw baru tahu dari kisah si Kim di bawah kalo dia "jatuh cinta" ama MC gara2 acara Pathfinder. Jadi sebenarnya, hidup kita ini nggak jauh2 dari Agama kok (kecuali si Pandi...lagi...tapi gw denger sekarang dia udah berubah total jadi Bible student yang setia gara gara tunangannya...tuh kan...Pandi juga nggak jauh2 dari Agama kok) jadi gw akan mulai dari :

PENCERAHAN JUMAT MALEM

Hari Jumat malam ini gw baru balik dari Small Group di Gereja gw. Tiba tiba aja pikiran gw lagi kangen aja ama MC. Dan karena Jumat Malem, langsung aja gw teringat kembali ke acara pencerahan yang dulu pernah kami lakukan di MC.

Yaa namanya Indonesia, apalagi yang dari Slapur; (sorry Kim and Kevin bukannya sok exclusive neh) kebaktian Jumat Malam MC terkesan kurang ada "kick"nya. Kebanyakan acaranya tidak membangun iman sama sekali, cuma datang, nyanyi nyanyi, trus kalo nggak nonton video, atau drama, paling dengarin khotbah yang lebih banyak ngantuknya daripada isinya. Kesan kekhusyukan dan perbaktian nggak kerasa sama sekali. Terus orang2 datang semaunya aja. Kadang2 ada yang baru abis main basket keringet2 dateng ke acara kebaktian, terus pake sendal dan celana pendek.

Gw masih ingat banget Jumat malem pertama di MC, anak2 angkatan ke-dua (gw, glenn, kevin, atho, dkk) pada pake baju rapi banget lengkap dengan sepatu gereja. Waktu di depan pintu kami2 ngeliat Andi, Peter, dan Rick yang pake baju casual. Terus kami pada diketawain deh. Tengsin juga sih, dan pada akhirnya kami mengikuti jejak orang2 ini pake baju biasa aja ke Vesper. Terus si Rick bilang kalo dulu juga waktu pertama kali dia ke MC, dia pake baju super rapi juga dan tindakan yang sama terjadi dia diketawain ama anak2 yang lain.

Lucunya lagi, gara gara kami merasa spiritualitas MC dibawah standar banget, kami pernah dipanggil ama VPSA waktu itu Dr.Surapee Silapachan. Terus dia jelasin lah ampe udah kaya khotbah kalo kami harus bisa beradaptasi dengan budaya dan konteks MC dan Thailand. Seperti yang banyak orang tahu, 90% warga Thailand menganut agama Buddha. Jadinya sangat sulit dan aneh bagi mereka untuk mengerti apa itu kebaktian, atau Kekristenan dan akhirnya, kami harus menyesuaikan diri dengan itu dan karena itu Worship di MC bener2 beda dan tidak se religius di Indo.

Oleh karena itu, akhirnya kami memutuskan untuk membuat kebaktian sendiri setelah Vesper. Pada awalnya kegiatan ini adalah inisiatif kami sendiri, dan sebagai ajang2 kumpul2 dan berbagi bersama. Di dalam pencerahan ini kami akan membahas sekolah sabat, dan kesaksian. Tempatnya dulu di rumah pak Adam Tarihoran, tapi kemudian pindah ke tribun Lapangan Sepakbola. Pada awalnya semuanya aktif, dan bahkan kami banyak ngundang temen2 bukan Indo ampe perkumpulannya jadi dalam bahasa Inggris. Nama "pencerahan" itu sendiri datang dari Jeffry yang paling males sebenarnya ke acara perkumpulan ini. Makanya dia suka panggil namanya Pencerahan, karena hidup anak2 LXG emang suram2 kali. Akan Tetapi dengan sejalannya waktu, akhirnya kami "kalah" juga dengan pencobaan dan gaya hidup MC. Banyak yang jadi males, dan mencari2 alasan untuk tidak datang. Kadang2 kami harus setengah memaksa yang lain untuk datang. Tidak lama setelah itu, acara ini mati dengan sendirinya dan akhirnya dibubarkan.

Akhirnya, Jumat malem kami punya acara sendiri2. Kebanyakan si pergi makan di Pinoy atau Las Vegas. Kalo yang mau pake tambahan minum dan merokok, kebanyakan mainnya di New York.

Kalo nggak gitu, kami sering suka liat2 bintang di Gereja atau ngintipin anak2 yang lagi pacaran di semak2 sekitar kampus. Sebagian lain pergi ke rumah dosen untuk belajar alkitab dengan oran2 International.

Tetapi paling tidak sebenarnya kebaktian ini membantu banyak dari kami2 untuk bersama sama, berdoa bersama, dan berbagi bersama.

Itu sedikit tentang Kebaktian2 di Jumat malem..


NEXT:

1. Acara Vesper Paling Kontroversial dalam Sejarah MC by the Indoclub

No comments: