Wednesday, June 23, 2010

HOW I MET MARGIHON BAYU KAUMPUNGAN


Perkenalan ku dengan sesosok pria maskulin, berotot, dengan six-pack abyss ini bermula di tahun 1999, saat pertama kali saya memasuki "military camp" di Slapur (Latest Animal Planet 2009 report: Mr. Margihon Bayu Kaumpungan was no longer built into 90% muscle but rather 102% fat! Covering this story in later part). Mungkin suatu takdir, tapi selama 3 tahun di military camp, kami sangatttt jarang berbicara satu sama lain. Saya mengenalnya krn dia sering aktif dalam urusan2 rohaniawan. PLUS, beliau dikenal sebagai salah satu pria yang HAUS akan "daging" wanita2 muda!

Mungkin itulah pertama kali yang terbesit dibenakku saat Mr. George menginformasikan bahwa salah satu dari pelajar2 indo yg akan datang di tahun 2003 bernama Bayu. Spontan saat itu saya berpikir "wahh.. saingan berat neh! saya sendiri aja susah mendapatkan cewe disini, bisa2 wanita2 polos di embat ama dia semua!" (jujur aja, saat itu saya termasuk lugu dan polos akan yg nama nya wanita! bahkan utk ngobrol langsung maupun di tlp saja saya sdh kikuk setengah mati!). Berhubung saat itu Jefry sdh berada di Mission College, kami sempat bercerita satu sama lainnya tentang prediksi apa yang akan terjadi thd wanita2 di MC. And, it was like the prophecy comes true within less than 2 years!!!!.

Kalo seandainya saya tidak salah ingat, saat pertama kali Bayu datang di Mission College, dia sangat jarang berbicara ke saya. Lebih sering ngobrol2 barengan Jefry walau kami bebrp kali keluar jalan bareng utk makan, dan saat itu saya sempat berpikir.."yeah..yeah.. mungkin saya bukan type org yg ingin dia kenal!". Beberapa waktu berlalu setelah itu, kami sdh mulai terbiasa utk keluar barengan.. bahkan sempat main badminton outdoor bersama teman2 wanita yg saya kenal di ESL. Pada saat itu, bebrp dari mereka (Kul, Dew, May, & Oil) bertanya sambil berbisik ke saya "How did you know that guy? He looked very..... SCARY and CRUEL!!. AND he very much similar to Dwayne "The Rock" Johnson",(salah satu superstar WWF). Pada saat mrk berkata hal itu, saya hanya bisa tersenyum tanpa ada ide hrs ngomong apa. Inilah asal muasal mantan Bio-major student ini diberi gelar The Rock. Akhirnya setelah bebrp waktu mrk mengenal Bayu, hilanglah image akan gruesome appearance dia di mata wanita2 Thai.

Selama kurang dari setahun, Pastor Bayu telah di tolak berkali2 oleh wanita2 idamannya. Hal ini, walau tdk bisa saya pastikan secara logik, adalah dikarenakan inconsistency dia thd wanita2 yang ingin didapatkan (maaf Bay, ini hny pandangan saya sbg org luar yg tidak bisa melihat detail dari "whole picture" mu but as a whole from far). Dia menjadi living-inspiration utk Andrew Hamonangan Gultom dalam mencari wanita. Dengan strategy "lempar jala sebesar mungkin, makin besar pula peluang mendapatkan duyung", sayangnya utk lebih dari 2 tahun hal ini tidak menjadi kenyataan! Tidak perlu lagi saya sebutkan apa yang terjadi buat Andrew yg mengikuti strategy ini!!!.

Cerita selama dia berusaha menjaring duyung2 tak berdosa di tanah Mission College membuat dia sempat berselisih paham dengan Dosma Sihombing (utk masalah Dosma & pria2 lainnya tdk perlu sy bahas disini krn tdk ada ide ttg pertempuran apa yg terjadi di luar sana) & saya sendiri!! Perselisihan kami bermula pada saat saya yg sedang sangat sakit hati dan putus asa dikarenakan tuan muda keparat yg seenaknya main serobot gadis impianku, selalu dihibur oleh D*w (nephew of gadis impian). Walau jauh2 hari saya telah mengetahui bahwa Bayu telah ada perasaan thd D*w, saya tidak bisa menolak kebaikan hati dan kepolosan D*w ini utk menghibur dan menemaniku ngobrol tiap malam di tlp. Sangat singkat cerita.... perasaanku ini mulai gusar disertai dilema akan friendship & loyalty. Jauh di lubuk hati ku, saya mengenal Bayu sebagai seorg teman yang sangat baik tapi bukan seorg yg baik utk dijadikan pacar (ini pandanganku di tahun 2004 ya!!). Disisi lain, D*w adalah seorg teman yang juga sangat baik bahkan seorg wanita yang lemah lembut, polos, lugu, dan innocent! Disinilah dimulai kegundahan hatiku, apa membiarkan si "buaya darat" Bayu utk menelan seekor "kancil" yang imut ini, atau harus sy selamatkan "kancil" innocent ini dengan resiko kehilangan seorg teman yg sy tau kalo betul terjadi, pasti akan saya sesali... atau losing a women whom does not deserve an unfair heart-breaking life. Kegundahan hati ini berlangsung disaat bersamaan keputus asaan ku dgn gadis impianku yg direbut (mari sebut aja Ms. K..capek saya sebut2 gadis impian!).

Dengan sangat terpaksa, saya akhirnya berkeputusan utk mengorbankan friendship for a women (after all, men fell into sin for a women, so heck why shouldn't i just do it again). Perselisihan kami terjadi selama beberapa minggu, dimulai dari perebutan attention from Ms. D*w di luar kelas seperti makan bareng di cafe (Bayu bebrp kali menang dari saya dalam merebutkan kursi "panas" disamping Ms. D*w), atau keluar ke muaklek (utk ini sy secara unfair menang dari Bayu.. bukan sesuatu yg saya banggakan sampai detik ini!), mengerjakan final project Marriage & Family dgn menjaga bayi (utk ini, sy juga secara unfair menang krn tdk mengajak Bayu dlm menjaga bayi bersama!), bahkan sampai perebutan utk duduk bareng di kelas; Marriage & Family (jujur saja sy hrs dtg 10 mnt lebih awal utk nge-booking seat di row favorite nya Ms. D*w), Human Quests classes (I admitted lost here because i wasn't taking those classes with her at second semester 2004, good for Bayu!), principle of accounting (i definetely WON here!), beserta bebrp business classes (ohoo.. lucky for me to take CIS with all business classes at second years, caused me to stay here longer!!), bahkan sampai se-extreme berebutan line-phone utk menelpon Ms. D*w. (note: khusus foto dikiri atas paragraph ini, saya tdk bisa menampilkan foto yg memihak salah satu dari kami. Jadinya, pihak neutral yg berhak mendapat kesempatan emas bersama Ms. D*w khusus utk post ini!)

Mari kita singkatkan utk part perselisihan kami dgn klimaks 4 hari sebelum Valentine 2004. pada hari itu, sehabis pulang kelas, entah setan apa yang membuat Bayu tdk sabaran utk segera mengungkapkan isi hati nya ke Ms. D*w, membuatnya mengangkat gagang telepon sesaat setelah kembali dari cafetaria. Tepatnya pada tgl 10 Feb 2004 sekitar jam 4.40pm, saya mendapat panggilan telepon disaat saya sedang "sibuk2nya mengerjakan homework". Yang tidak lain Ms. D*w sendiri yg menelpon ku yg disertai dgn dialog berikut ini: (99% true according to my memory but dialog in the actual time was still spoken in broken English!)

*************************************************************************************
Kring...kringg....

Arfandy: Hello, Arfandy's speaking here.

Ms. D*w: Hello, jaja? (that's what she called me for only God's know what it means!!)

Arfandy: Ahh.. you.. yes, what's up?

Ms. D*w: Did you know what i was just told by your friend?

Arfandy: who?

Ms. D*w: Bayu!!.. your suitemate loey! (please note that by fate, we were suitemate during this intense competition)

Arfandy: (i was instantly guessing but didn't guess correctly) Ohh. what did he tell you?

Ms. D*w: He... said that he... loves me and wants me to be his girlfriend for this upcoming Valentine day.

Arfandy: WHAT?!!!!!!!!!! (deep down i was TOO and nervously curious abotu what she responsed back because she sounded just like... child!) what did you answer him?

Ms. D*w: I said mai ao loey!

Arfandy: (instantly feel relief but also sympathy on Bayu) Really? why mai ao?

Ms. D*w: I am not ready yet na!

Arfandy: (I was thinking: OMG!! could she have a feeling for him but not ready?) What do you mean not ready? Are you saying you have feeling for him but just not today?

Ms. D*w: Noooooooooo... i meant, not ready to have serious relationship! I dont know him very much yet. I cant trust him, or any other guy yet!

Arfandy: (feeling relief but curious as death of whom would she choose to be with) Then whom do you know better: me or him? (refer to Bayu)

Ms. D*w: Of course you na! I know you longer and i can play more with you!

Arfandy: (silence but feeling God's hope is reaching toward myself) Jing jing?

Ms. D*w: Jing jing!!

Arfandy: Then, if i asked you to be my date for valentine day, would you be one? (i was asking out of curiosity and totally forget about Bayu's total rejection.. for only few mins before i remember again!)

Ms. D*w: (laughing) you?.. uumm.... mai bok!!

Arfandy: (Curious to know the answer!) Tell me lah! It's not like i have feeling for you since i liked your sister, so you can feel free to tell me your answer! (UP TO THE YEAR 2009, I WAS STILL REGRETTING AS HOW DUMB COULD I BE BY SAYING THAT!!)

Ms. D*w: (silence)

Arfandy: Hello... are you still there?

Ms. D*w: Yes... still here!

Arfandy: So? mind to give me the answer?

Ms. D*w: (silence for couple sec) mai bok! (up to this very day, she really keep her "mai bok" forever!)

Arfandy: Urrghk.. okay then. You dont need to answer my question. Now, back to the side-topic... whom do you wanna go with for Valentine day? (It was celebrated in basketball field)

Ms. D*w: My friends lah.

Arfandy: How about coming together with me then?

Ms. D*w: Okay!

Arfandy: (silence like was stroked by Zeus' lighting) Really? No joking na!

Ms. D*w: Yes! No kidding, jing jing!

Arfandy: (Now out of nowhere suddenly remember about Bayu!)

######### Next dialog is censored ##### jumping for the V-day 2004, we finally came together... with few of her friends!!!!!!!!.. i really thought would be two of us only!

************************************************************************************
ps: dialog diatas saya tulis & revised dgn maksud dan tujuan:
0. Saya tiba2 berpikir bahwa Mr. Bayu perlu mengetahui apa yg sebenarnya terjadi bebrp saat setelah keputusasaan nya krn penolakan oleh wanita yg kami perebutkan.
1. Saya masih merasa bersalah thd Margihon Bayu krn menjadi salah satu rintangan dalam memperebutkan Ms. D*w.
2. Sampai pada tahun 2005, saya merasa ethically guilty for capitalizing Mr. Bayu's failure to gain personal advantages during the time of heart-breaking.
3. Sampai pada tahun 2009, saya masih merasa sangat..sangatlah bodoh utk berkata apa yg tdk seharusnya saya katakan thd Ms. D*w pada saat itu hny krn pride dan takut akan ditolak.
4. Pada pertengahan tahun 2007, saya berteman dgn seorg wanita..classmate & sekalian groupmate..Thai, dimana saya pernah ber-ikrar ke diri sendiri utk menjauhkan diri dari mrk.
5. Classmate ini mengingatkan ku thd Ms. D*w yg telah graduate pada tahun 2006 dan berangkat ke Jepang. Walau akhirnya saya sadar bahwa tidak ada seorgpun yang sama thd satu sama lain nya.
6. Berhubung dgn point no. 1 & 2 diatas, saya dgn resmi menyatakan permohonan maafku dlm hal persaingan cinta ini thd Mr. Bayu Kaumpungan di tahun 2004. Sekaligus permohonan maaf atas segala perkataan, perbuatan, dan kesalahpahaman krn emosi sesaatku pada tahun2 berikutnya.
7. Berhubungan dgn point no 4 & 5 diatas, Thai classmate ini adalah tunanganku skr ini. Bukan dikarenakan kemiripan fisik, mental, jasmani, pola pikir & tingkah laku dia dgn Ms. D*w, melainkan krn dia membuatku sadar bahwa dwelling on the past life ain't get you nowhere.
8. Berhubungan dgn point no 7 diatas, saya belum dan merasa tidak perlu menceritakan dia akan hal ini krn principle of let bygone be bygone.
9. I wrote all this for probably the very last time until couple months ahead when i can finally getting some sufficient Internet connectivity again..in China.

*************************************************************************************

OKay, skr.. back to topik lagi!.. skr saya tdk akan membahas perselisihan masa lalu kami lagi. Kalo membahas perkenalan Mr. Bayu & istri nya yg skr ini.. umm... saya rasa hal ini tidak perlu dibahas krn cerita mrk berakhir happy ending.

So, to be continued! Time now is 1.49am, 24 July 2010... just 2 days more before i'm leaving back to Indonesia (most of the time, i really wish Indonesia isn't an island country but more like Thailand where transportation is easily reached via land. That, i could meet all of you JERK at any convenience time!). I'll try to finish this story before then! STAY TUNE for story updates!

7 comments:

Bayu said...

buset panjang bangat essay tentang gw. Dendam apa apaan neh pandi...tapi anyway, thanks lah...paling nggak ternyata loe teman terbaik gw juga...hiks2X terharu..gw kok bisa punya temen orang CINAAAAAAAAAAAAAA.....

Arfandy said...

oooh.. itu blom selesai Bay!! msh ada 3-4 paragraph lagi!!. ahahahah.. setdknya ada sesuatu yg bs dikenang walau hrs membuka luka lama!!.. btw, istri lo dah balik ke pangkuan lo ga?! brp lama dia di Thlnd? cuti kerja?

Bayu said...

Belum, entar balik hari Minggu...knapa mau nitip gift buat gw...titipin aja. Yang banyak yaa...

Bayu said...

Gw baru baca ulang2 blog loe, baru kesadar apa yang SEBENARNYA loe tulis di situ. Gw baru ngeh...hahahahha...ketawa doang lah..gw juga menyadari kalo ternyata gw emang penjahat cinta juga...hahahahaha...

Arfandy said...

kurang ajar! gw kirain lo dah baca dgn seksama! ternyata hny baca ala andrew toh!!.. rugi donk gw tuangkan semua "perasaan" gw dlm menulis artikel itu!!!!!!?

lo baru sadar lo penjahat cinta? merangkap PK !!!..

iya.. gw mo nitipin sesuatu ke loe dari Thailand. ciri2 nya; harga nya lebih murah di Thailand ketimbang di Singapore, dpt di beli di tiap toko 7-E atau pharmacy, terdapat dalam pocket-pack berisi 3 - 6 - 12, elastic with various of taste, can't be re-used twice, bit slippery but sensitive, in Asia only available size free for all or extra L, extremely important for a "guy" like you, etc..etc..

question: Apakah itu? & msh mau ga?

Bincang Bareng Bolang said...

Ini sih seharusnya judulnya bukan How I Met Margihon Bayu Kaumpungan, tapi How I and Bayu Kaumpungan Collide Because of Fighting for Love.

Unknown said...

hahahahhahaha.......niat banget si China